“...Tak bawain pepes welut, grameh goreng, ayam goreng,
telur asin, sale (pisang) dikit,” SMS ibu masuk pagi tadi. Selalu seperti itu ketika
bapak atau ibu akan berkunjung. Hari ini bapak akan ke rumah simbah putri di
daerah Minggir Sleman, tujuannya untuk meminta doa karena bulan depan
kemungkinan adik bungsuku akan melahirkan. Di sela itu, bapak ingin mampir
nengok anak lanang si ngganteng dewe.
Sejak melanjutkan sekolah menengan pertama di Kutoarjo,
Purworejo, ibu terutama, tidak pernah lupa untuk membawa makanan buatannya. Teman-teman
sampai hapal ketika saya pulang kampung atau orangtua saya datang, maka
dipastikan membawa keripik tempe, sale pisang. Kalau libur lebarang jajanan
yang saya bawa lebih komplit karena hasil dari THR, Turahan Hari Raya. Dari
jenis kue saja sudah banyak macamnya seperti sagon, kue satu, unthuk cacing, tape ketan,
rengginang, grobi, dan lain sebagainya .
Ibu akan selalu menanyakan ingin dibawakan apa. Khusus untuk
belut, asal sawah sedang ada airnya tidak dimintapun beliau bawa. Dulu ketika
SMP dan SMA selain makanan matang, biasanya ibu selalu membawa beras.
Paling repot adalah ketika oleh-oleh itu diberikan saat kami
akan kembali ke perantauan. Segala macam kebutuhan pokok disiapkan, beras,
telo, aneka macam sayuran termasuk pete. Bahkan sempat ketika masa kuliah, saya
diminta membawa laos karena baru saja panen. Alasan
bapak/ibu semua itu adalah hasil kebun sendiri, tak perlu beli. Bayangkan saja,
ketika kami, saya dan dua adik akan kembali maka kami bertiga bagi tugas, siapa
yang membawa beras, siapa yang membawa apa.
Namun serepot apapun, sebisa mungkin semua oleh-oleh itu
kami bawa. Pertimbangan pertama adalah melihat kebahagiaan orangtua kami, bapak
ibu. Mereka mungkin tidak bisa memberikan uang saku yang banyak, tapi hasil
kebun atau makanan yang dibuat oleh tangan mereka bagi kami adalah doa. Doa
agar kami tetap sehat, tak kekurangan makanan. Kebahagiaan kedua adalah, kami
akan melihat senyum gembira dari kawan-kawan karena mendapat bagian, seperti kalian.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar